Informasi Jadwal / Schedule Training 2020 - 2021

Ergonomics for Excellent HSE Management

 Ergonomics for Excellent HSE Management

Jadwal Training 2016  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

19-21 Januari 2016 / 09-11 Februari 2016 / 15-17 Maret 2016 / 05-07 April 2016 / 10-12 Mei 2016 / 07-09 Juni 2016 / 12-14 Juli 2016 / 09-11 Agustus 2016 / 06-08 September 2016 / 11-13 Oktober 2016 / 15-17 November 2016 / 13-15 Desember 2016

Jadwal Training 2017  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

17-19 Januari 2017 / 07-09 Februari 2016 / 21-23 Maret 2017 / 11-13 April 2017 / 09-11 Mei 2017 / 06-08 Juni 2017 / 04-06 Juli 2017 / 01-03 Agustus 2017 / 05-07 September 2017 / 17-19 Oktober 2017 / 06-08 November 2017 / 05-07 Desember 2017

Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado, dan Kota-kota lainnya (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)

 Ergonomics for Excellent HSE Management

Latar Belakang

Without ergonomics, HSE management is not enough. Ungkapan ini telah disampaikan oleh berbagai pakar dan praktisi HSE (Health, Safety dan Enviroment) atau K3L. Berbagai permasalahan HSE sering muncul, mulai dari near-miss hingga kecelakaan fatal, karena tidak diperhatikannya berbagai faktor manusia di berbagai lini operasi perusahaan (misalnya logistik, produksi, maintenance, pekerjaan kantor, dsb). Sentuhan ergonomi diperlukan dalam manajemen HSE.

Sayangnya, ergonomi sering disalah-artikan. Ergonomi dianggap mahal dan hanya dikaitkan dengan aspek kenyamanan kerja atau bagian kecil dari aspek industrial hygiene.  Padahal, tujuan ergonomi selaras dengan tujuan manajemen HSE yakni untuk menciptakan sistem kerja yang aman, sehat dan bahkan lebih produktif.  Dengan ergonomi, sistem kerja dipastikan dirancang sedemikian rupa dengan memperhatikan variasi pekerja dalam hal kemampuan dan keterbatasan (fisik, psikis, dan sosio-teknis). Semua rancangan dilakukan dengan pendekatan human-centered design (HCD), baik pada alat, mesin, tempat kerja, prosedur kerja, sistem informasi dan sistem organisasi.  Yang tentu semua itu akan membawa manfaat bagi bisnis perusahaan, karena ergonomic is economic.

Kenyataan di industri, banyak sekali sistem kerja yang tidak dirancang secara ergonomi yang harus menjadi perhatian dalam manajemen HSE. Kondisi berikut menunjukkan beberapa indikasi berikut:

  • Sering terjadi accident atau near-accident
  • Pekerja sering melakukan kesalahan (human error)
  • Pekerja mengeluhkan adanya nyeri atau sakit pada leher, bahu, punggung, atau pinggang
  • Pekerja terlalu cepat lelah dan butuh istirahat yang panjang
  • Alat kerja atau mesin yang tidak sesuai dengan fisik pekerja
  • Posisi kerja yang sering membungkuk dan menjangkau
  • Lingkungan kerja yang tidak teratur, bising, pengap, atau redup
  • Pekerja mengeluhkan beban kerja (fisik dan mental) yang berlebihan
  • Komitmen kerja yang rendah
  • Rendahnya partisipasi pekerja dalam sistem sumbang saran

Jika indikasi tersebut ditemui di perusahaan Anda, maka perusahaan Anda membutuhkan evaluasi dan intervensi ergonomi. Manajemen HSE sangat berperan untuk memulai suatu perubahan di perusahaan (menjadi champion) dengan melakukan pemetaan dan mengukur besaran resiko ergonomi yang ada saat ini untuk kemudian disampaikan kepada pimpinan puncak.

Sasaran
Secara spesifik, workshop ini diarahkan agar peserta:

  • Mampu memahami dengan baik konsep prinsip-prinsip ergonomi dan peran utamanya dalam manajemen HSE
  • Mampu memahami berbagai faktor resiko ergonomi beserta dampaknya, serta mampu mengkuantifikasinya
  • Mampu melakukan evaluasi ergonomi (ergonomic assessment) dalam setiap aspek lini operasional perusahaan

 

Outline 
Workshop ini akan membekali Anda dengan konsep dan teknik terbaru Ergonomi berupa:

  • Filosofi ergonomi
  • Faktor resiko ergonomi
  • Musculoskeletal disorders
  • Evaluasi penanganan material secara manual
  • Evaluasi lingkungan fisik kerja
  • Metode-metode ergonomics assessment (Nordic Questionnaire, REBA, QEC, HR-reserved)

 

Metode Penyampaian Workshop

Pelatihan ini akan sarat dengan pembahasan konsep, teknik-teknik dan disertai contoh penerapannya dalam praktek. Studi kasus yang disiapkan khusus oleh instruktur akan dimanfaatkan secara penuh untuk meningkatkan efektivitas workshop ini. Secara rinci, komposisi workshop ini adalah sebagai berikut :

  • Konsep (teori)         : 40%
  • Latihan/Simulasi       : 40%
  • Studi Kasus             : 20%

 

Target Peserta

  • Staf dan manajer K3L/HSE perusahaan, termasuk safety officer maupun industrial hygienist
  • Praktisi K3L

Investasi dan Fasilitas Training

  • Harga : (dilampirkan dalam Brosur penawaran)
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta ( jogja ), 3 Peserta ( Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta (Jakarta , Bandung dan Surabaya ) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

 

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id