Informasi Jadwal / Schedule Training 2020 - 2021

ISO Series

Training INTEGRATED QHSE MANAGEMENT SYSTEM

ISO Series, K3 Training, Training Health Safety Environmental
Deskripsi Pelatihan ini akan memberi gambaran kepada para peserta tentang bagaimana mengintegrasikan tiga sistem manajemen, yang meliputi Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2000), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2004) dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHSAS 18001:1999). Manfaat Pelatihan:  Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta akan dapat Memahami persyaratan ISO 9001:2000, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:1999 untuk kegiatan operasional organisasinya. Dapat memberikan kesadaran tentang aspek QHSE kepada para staffnya. Memahami Ruang Lingkup dan Dokumentasi QHSE Memahami bagaimana mengimplementasikan Sistemnya Memahami Pengelolaan Rekaman QHSE Materi Pelatihan Pemahaman persyaratan ISO 9001:2000 Pemahaman persyaratan ISO 1400

Training ISO 17025 : Understanding and Implementing ISO 17025 : 2005

ISO Series, Managerial and soft skills, Quality and Eficiency
Di Era perdagangan bebas ini, para pelaku bisnis dituntut untuk bertindak sangat hati-hati dalam menjaga mutu produknya karena ketatnya persaingan diantara para pesaingnya. Salah satu faktor yang sangat penting dalam rantai produksi untuk menjaga mutu tersebut adalah kebenaran pengukuran tiap komponen yang membentuk produk tersebut. Kebenaran pengukuran ini dinyatakan oleh laboratorium penguji dan laboratorium kalibrasi yang berkompeten. Suatu laboratorium dinyatakan sebagai laboratorium yang kompeten apabila laboratorium tersebut telah diakui/diakreditasi oleh badan akreditasi nasional, yang di Indonesia adalah Komite Akreditasi Nasional (KAN). Untuk dapat diakreditasi sebagai laboratorium yang kompeten, laboratorium tersebut harus menerapkan standar ISO/IEC 17025:2005 – Persyaratan Umum

BEST PRACTICE IN QUALITY,HEALTH, SAFETY, ENVIRONMENT SYSTEM

ISO Series, Managerial and soft skills, Technic Mechanical Instrumentation
DESKRIPSI Perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap mutu produknya, berbagai dampak bagi lingkungan dan potensi terlanggarnya keselamatan dan kesehatan kerja dari berbagai aktivitas produksinya telah ditetapkan secara luas dalam QHSE System (Quality, Health, Safety and Environment). Umumnya, aspek mutu dari QHSE akan mengacu pada ISO 9001:2000, aspek lingkungan akan mengacu pada ISO 14001:2004, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja akan mengacu pada OHSAS 18001:2007. Implementasi ketiga sistem ini di perusahaan biasanya telah dilakukan secara terpisah. Namun akan berdampak pada bertambahnya beban perusahaan disamping terjadinya inefisiensi pada sistem dokumentasi yang berlaku di perusahaan. Maka, pemahaman dan penguasaan terhadap integrasi dari sistem ISO 9001:2000, ISO 14001:...

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan OHSAS 18001:2007 & PP No. 50 Tahun 2012

Human Resource Depelovment, ISO Series, K3 Training, Training Health Safety Environmental
TRAINING SMK3 BERDASARKAN OHSAS 18001 Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3). PP No. 50 Tahun 2012 telah ditetapkan pada 12 April 2012 di Jakarta. PP tersebut merupakan peraturan pelaksanaan dari pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 tersebut, semua pemberi kerja wajib melaksanakan SMK3, terutama perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 tenaga kerja atau perusahaan yang memiliki tingkat potensi kecelakaan yang tinggi akibat karakteristik proses kerja. Kami bermaksud untuk menyelenggarakan training SMK3 – Sistem Manajemen K3 berdasarkan PP 50 2012 dan Standard Internasional OHSAS 18001:2007 supaya perusahaan dapat memenuhi regulasi pemerintah tersebut sekaligus menyediakan, mengimplementasika

Building Awareness of CSR based on ISO 26000

Human Resource Depelovment, ISO Series, Training Health Safety Environmental
DESCRIPTION ISO (International Standards Organisation) telah meluncurkan standard pertama di dunia di bidang tanggung jawab social pada awal November 2010. Standard ISO 26000: 2010 Guidance on Social Responsibility ini menjadi rujukan bagi perusahaan-perusahaan di dalam menjalankan kegiatan bisnisnya secara bertanggung jawab. Standard ini akan menjadi rujukan praktek terbaik di bidang tanggung jawab sosial bagi perusahaan di sektor swasta maupun publik dengan mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, legal, budaya, politik, dan keragaman organisasi termasuk tentunya pertimbangan aspek ekonomis. ISO 26000 merupakan standard rujukan dari the International Organisation for Standardization (ISO) yang secara khusus berfokus pada tanggung jawab sosial. ISO 26000 ini dipersiapkan secara khusus ...

PERENCANAAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN BERBASIS ISO 14001: 2004

ISO Series, Training Health Safety Environmental
DESKRIPSI Dua hal penting yang menjadi faktor kunci untuk pembentukan dan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 akan diberikan pada pelatihan ini, yaitu: Pemahaman yang benar secara konseptual dan komprehensif mengenai persyaratan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Gambaran nyata langkah-langkah pembentukan dan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 versi 1996 mengalami penyempurnaan dengan terbitnya versi terbaru ISO 14001 versi 2004. Beberapa perubahan mendasar dari ISO 14001 versi 2004 dibandingkan dengan versi sebelumnya adalah sebagai berikut: Adanya persyaratan eksplisit untuk menetapkan lingkup sertifi kasi; Adanya perubahan dan penambahan definisi atas berbagai peristilahan di dalam standar Adanya p...

Fungsi Manajemen Mutu ISO 9000

ISO Series, Quality and Eficiency
Abstrack Penerapan Fungsi – Fungsi Manajemen Mutu ISO 9000 Perbaikan yang berkesinambungan pada produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, memberikan keberhasilan usaha dan mengembalikan investasi kepada para pemegang saham dan pemilik perusahaan. Untuk mengantisipasi persaingan, aspek mutu perlu selalu dievaluasi dan direncanakan (perbaikan/peningkatan) melalui penerapan fungsi-fungsi manajemen mutu.Tujuan penetapan standar adalah menetapkan prosedur manajemen kualitas melalui kepemimpinan, dokumentasi terinci, perintah kerja, dan penyimpanan catatan. Kepuasan pelanggan memainkan peranan yang lebih penting dibanding prosedur terdokumentasi pada ISO 9001:2000. Outline Penerapan Fungsi – Fungsi Manajemen Mutu ISO 9000 Cakupan ISO 9000: Kebijakan mutu, Manajemen mutu, Sistem mutu

CONTINUAL QUALITY IMPROVEMENT BY ISO 9001: 2000

ISO Series, Managerial and soft skills
Deskripsi Dalam dunia bisnis yang semakin mengglobal, peningkatan kualitas yang terus menerus  menjadi salah satu kunci sukses dalam persaingan bisnis tersebut.  Pelatihan ini akan menjelaskan mengenai  bagaimana meningkatkan kualitas berdasar ISO 9001: 2001.  Isi pelatihan mancakup bagaimana memahami sistem manajemen kualitas ISO 9001: 2000, persyaratan standar, pentunjuk untuk pendokumentasian, petunjuk untuk peningkatan  terus menerus, dan prinsip-prinsip manajemen kualitas..   Tujuan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami langkah-langkah membangun dan mengembangkan manajemen kualitas. Memahami manfaat penerapan sistem manajemen kualitas ISO 9001: 2000 memahami persyaratan standar sistem manajemenkualitas ISO 9001: 2000 Petunjuk untuk dokume

INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM ISO 9001: 2008, ISO 14001: 2004 AND SMK3 /OHSAS 18001:2007

Bussines Management, ISO Series, Managerial and soft skills
DESKRIPSI Dalam periode beberapa tahun terakhir ini paling tidak sepertiga sertifikasi system manajemen yang dilakukan diseluruh dunia telah mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen lingkungan. Volume sertifikasi sistem terintegrasi ini diperkirakan akan terus meningkat, terutama karena semakin koherennya standar sistem manajemen yang ada di dunia, termasuk Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001: 2000), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2004) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OHSAS 18001:2007). Berbagai manfaat telah dirasakan dengan melakukan integrasi sistem manajemen, diantaranya: Peta bisnis yang terkait aspek mutu, lingkungan dan K3 lebih simpel Potensi penghematan biaya karena penggunaan sumber daya yang lebih efisien Hilangnya duplik...

Awareness OHSAS 18001: 2007

Human Resource Depelovment, ISO Series
DESKRIPSI Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja saat ini sudah menjadi bagian yang sangat penting dan wajib diterapkan bagi perusahaan sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan memberikan perlindungan kepada karyawan dari segala macam bahaya kecelakaan kerja serta pengaruh atau dampak kesehatan yang timbulkan akibat kecelakaan kerja tersebut. Sistem keselamatan kerja telah diterapkan di berbagai perusahaan, dan yang paling populer adalah adalah sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang mengacu pada standar OHSAS 18001. OHSAS 18001 merupakan standard internasional yang mencakup struktur organisasi, kegiatan perencanaan, tanggung jawab, prosedur, proses, dan sumber daya untuk mengelola K3. OHSAS 18001 menjadi acuan perusahaan dalam memberikan pelayanan Kesel...

UNDERSTANDING OHSAS 18001 : 2007

Human Resource Depelovment, ISO Series
DESCRIPTION Pada jenis usaha apa saja, kita tidak dapat lepas dari tuntutan untuk menjaga kegiatan kerja, keselamatan dan kesehatan pekerja, menjaga mutu jasa/ produk serta konsistensinya dan menjaga kelestarian lingkungan. Seri pelatihan standard-based ini didisain untuk memenuhi kebutuhan akan informasi, pengetahuan dan ketrampilan dalam memenuhi standar-standar diatas. OHSAS 18001:1999 telah diperbaharui dengan OHSAS 18001:2007, organisasi yang telah bersertifikat OHSAS 18001:1999 harus sudah meng-upgrade sistemnya sebelum Agustus 2009. OHSAS 18001 merupakan standar penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang dibuat oleh beberapa lembaga sertifikasi dan lembaga standarisasi kelas dunia seperti BSI (British Standard International). Standar OHSAS 18001:1999 yang dibuat den...

PEMETAAN STAKEHOLDER DAN PERENCANAAN PROGRAM CSR DENGAN PENDEKATAN ISO 26000

Human Resource Depelovment, ISO Series
PENDAHULUAN : ISO 26000 merupakan pedoman dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berlaku bagi seluruh jenis organisasi, baik swasta maupun pemerintah baik di negara maju maupun di negara berkembang. Tujuan dari ISO 26000 untuk memberikan pedoman agar program CSR lebih efektif dan dapat dapat dipertanggungjawabkan pada stakeholder. IS0 26000 menekankan pada pentingnya hasil dan perbaikan kinerja tanggung jawab sosial perusahaan. ISO 26000 berisi tujuh klausul yang berisi tentang prinsip prinsip utama dalam CSR, mengenali stakeholder yang terlibat, subjek utama dalam CSR dan pedoman mengintegrasikan CSR dalam organisasi. Agar program CSR dalam perusahaan sesuai dengan pedoman ISO 26000, maka diperlukan pengenalan dan pemahaman tentang isi dan implementasi ISO 2...

CSR Planning, Monitoring and Evaluation with GRI 3.1 Perspective

Bussines Management, ISO Series
DESCRIPTION ISO (International Standards Organisation) telah meluncurkan standard pertama di dunia di bidang tanggung jawab social pada awal  November 2010. Standard ISO 26000:2010 Guidance on Social Responsibility ini menjadi rujukan bagi perusahaan-perusahaan di dalam menjalankan kegiatan bisnisnya secara bertanggung jawab. Standard ini akan menjadi rujukan praktek terbaik di bidang tanggung jawab sosial  bagi perusahaan di sektor swasta maupun publik dengan mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, legal, budaya, politik, dan keragaman organisasi termasuk tentunya pertimbangan aspek ekonomis. ISO 26000 merupakan standard rujukan dari the International Organisation for Standardization (ISO) yang secara khusus berfokus  pada tanggung jawab sosial. ISO 26000 ini dipersiapkan secara khus

Implementation of EMS ISO 14001: 2004

ISO Series, Training Health Safety Environmental
ABSTRACK Di Era perdagangan bebas ini, para pelaku bisnis dituntut untuk bertindak sangat hati-hati dalam menjaga mutu produk dan keramahan lingkungan produk dan produksinya karena ketatnya persaingan diantara para pesaingnya. Salah satu faktor yang sangat penting dalam rantai produksi untuk menjaga keramahan lingkungan tersebut adalah bagaimana produsen dapat menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, sehingga dapat dihasilkan produk yang ramah lingkungan dan proses produksinyapun ramah lingkungan. OUTLINE Pengantar Manajemen Lingkungan Interpretasi Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001:2004 Implementasi Sistem Manajemen Lingkungan Identifikasi Environmental aspect & impact Persyaratan Perundang – undangan terkait dengan ISO 14001 Penyusun

Sistem Manajemen ISO 14001: 2004

Bussines Management, ISO Series
DESKRIPSI Bagi perusahaan yang sudah mulai menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001:2004 akan merasakan bahwa penerapan system tersebut menyebabkan pelaksanaan operasional menjadi lebih efektif dan efisien. Training ini akan memberikan pengetahuan mengenai Sistem manajemen ISO 14001:2004 yang merupakan standar internasional untuk manajemen lingkungan yang berfungsi untuk mengarahkan dan mengontrol organisasi dalam kaitannya dengan lingkungan. TUJUAN Setelah mengikuti training dan workshop ini, maka diharapkan peserta dapat: Memahami prinsip-prinsip dalam Sistem Manajemen ISO 14001:2004; Mengimplementasikan Sistem Manajemen ISO 14001:2004 MATERI SISTEM MANAJEMEN ISO 14001: 2004 Pendahuluan mengenai konsep dasar, filosofi, dan prinsip ISO 14001:2004 Dokumentas...

ISO 14000

ISO Series
Background ISO 14000 Organizations throughout the world are increasingly concerned about achieving and demonstrating sound environmental performance in the international community. These organizations look to demonstrate their performance by committing to sound environmental policies and performance programmes. This international Environmental Management Systems (EMS) Series in support of these worldwide concerns was released in November, 2004, by the International Organization for Standardization (ISO). The ISO 14001:2004 Standard has been set up to work in conjunction of an already existing and functioning documented management system, in particular the ISO 9000 Series. The ISO 14000 training course is a concise overview of the ISO 14001:2004 standard, its relation to ISO 9001:2008...

PENGEMBANGAN SISTEM HRD SESUAI SISTEM ISO 9001: 2008

ISO Series
Deskripsi Mutu merupakan istilah yang mempunyai makna berbeda bagi setiap orang. Memahami dimensi mutu produk perusahaan merupakan langkah awal dalam mengembangkan dan memelihara keunggulan produk dalam persaingan bisnis. Disukai atau tidak, konsumen merupakan pihak yang paling berkepentingan dalam menilai mutu produk yang dikonsumsinya. Mutu produk secara langsung dipenuhi oleh sembilan faktor dasar, yang dikenal dengan istilah “9M”, yang terdiri atas: (1) Pasar (Market); (2) Uang (Money); (3) Manajemen (Management); (4) Manusia (Men/HR); (5) Motivasi (Motivation); (6) Bahan (Material); (7) Mesin dan Mekanisasi (Machines and Mechanization); (8) Metode Informasi Mutakhir (Modern Information Method) dan (9) Persyaratan Proses Produksi (Mounting Products Requirements). Sistem Manajemen M

TEKNIK PENYUSUNAN DAN PEMBUATAN SOP PADA PERUSAHAAN BUMN DAN SWASTA

Bussines Management, ISO Series
DESKRIPSI Pelatihan ini memberikan prinsip-prinsip penyusunan SOP di lingkungan BUMN dan swasta lainnya ini dengan mengacu pada UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara  Negara Yang Bersih dan Bebas dari KKN (19 Mei 1999), Permenpan No. PER/15/M.PAN/7/2008 Tentang Pedoman Umum Reformasi Birokrasi (10 Juli 2008), dan Permenpan No. PER/21/M.PAN/11/2008 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintahan  (26 November 2008). Pelatihan ini tidak hanya memuat hal-hal teknis penyusunan, tetapi juga mencakup latar belakang dan arti penting penyusunan SOP dan juga hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penyusunan SOP yang efektif di lingkungan BUMN dan swasta lainnya. Karena arti penting dari SOP yang diuraikan di atas dan dalam rangka memenuhi kebutuhan pegaw

Integrasi Sistem Manajemen ISO 9001: 2000, ISO 140001: 2004 dan SMK3/ OHSAS 18001

Audit, ISO Series
DESKRIPSI Bagi Dunia usaha yang sudah mulai menerapkan Sistem Manajemen ISO 9001: 2000, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001: 2004, Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja (SMK3) / OHSAS-18001 dan melaksanakan Integrasi system tersebut merasakan lebih efisien serta pelaksanaan operasional menjadi lebih efektif. Salah satu yang efektif dalam pelaksanaan Integrasi system tersebut adalah melaksanakan Audit yang sudah terintegrasi. Sehingga para Staf/Tim yang bertugas melaksanakan proses Integrasi di Perusahaan perlu diberikan bekal memahami Audit Integrasi. Workshop Audit Integrasi akan membekali para Tim Auditor Internal dengan pengetahuan dan keterampilan merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan audit integrasi sistem manajemen mutu, lingkungan dan keselamatan kerja secar...

Awareness dan Perencanaan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001: 2004

Bussines Management, ISO Series
DESKRIPSI Dua hal penting yang menjadi faktor kunci untuk pembentukan dan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 akan diberikan pada pelatihan ini, yaitu: Pemahaman yang benar secara konseptual dan komprehensif mengenai persyaratan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Gambaran nyata langkah-langkah pembentukan dan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 versi 1996 mengalami penyempurnaan dengan terbitnya versi terbaru ISO 14001 versi 2004. Beberapa perubahan mendasar dari ISO 14001 versi 2004 dibandingkan dengan versi sebelumnya adalah sebagai berikut: Adanya persyaratan eksplisit untuk menetapkan lingkup sertifi kasi; Adanya perubahan dan penambahan definisi atas berbagai peristilahan di dalam standar Adanya p...

Training ISO 31000: 2009 Standar Internasional Manajemen Risiko

ISO Series, Quality Assurance
Deskripsi ISO 31000: 2009 Standar Internasional Manajemen Risiko ISO (the International Organization for Standardization) adalah federasi badan standar nasional di seluruh dunia. Tugas mempersiapkan standar internasional biasanya dilaksanakan oleh ISO Technical Committee. Standar Internasional untuk manajemen risiko (ISO 31000) dimaksudkan untuk digunakan oleh berbagai stakeholders: Mereka yang bertanggung jawab dalam implementasi manajemen risiko di organisasi mereka. Mereka yang perlu memastikan bahwa suatu organisasi menerapkan manajemen risiko. Mereka yang perlu mengelola risiko pada tingkat organisasi maupun pada suatu bidang kegiatan tertentu. Mereka yang perlu mengevaluasi keandalan praktik manajemen risiko dalam organisasinya. Mereka yang mengembangkan standar, pedo

Quality Management Training: Auditor Internal ISO 9001: 2008

Audit, ISO Series
Deskripsi Aktivitas Audit ISO 9001: 2008 merupakan kegiatan yang  bertujuan untuk memonitor berjalannya manajemen mutu apakah sesuai dengan proses dan prosedur yang  dipersyaratkan dalam  ISO 9001: 2008. Hasil audit  akan digunakan sebagai salah satu masukan dalam Management Review. Training ini akan membahas tentang bagaimana melaksanakan internal audit ISO 9001: 2008. Berbagai hal akan dibahas antara lain; Kapan Internal Audit harus dilaksanakan, bagaimana caranya dan siapa yang harus melakukan Internal Audit, serta apa yang harus dilakukan dengan hasil Internal Audit?. Training ini membekali para auditor menjadi auditor yang handal. Tujuan Memahami persyaratan ISO 9001:2008 Memahami  dan mengetahui cara melaksanakan Internal Audit Memahami kompetensi yang diperlukan untuk

Auditor Internal ISO 9001: 2008

Audit, ISO Series
Deskripsi Aktivitas Audit ISO 9001: 2008 merupakan kegiatan yang  bertujuan untuk memonitor berjalannya manajemen mutu apakah sesuai dengan proses dan prosedur yang  dipersyaratkan dalam  ISO 9001: 2008. Hasil audit  akan digunakan sebagai salah satu masukan dalam Management Review. Training ini akan membahas tentang bagaimana melaksanakan internal audit ISO 9001: 2008. Berbagai hal akan dibahas antara lain; Kapan Internal Audit harus dilaksanakan, bagaimana caranya dan siapa yang harus melakukan Internal Audit, serta apa yang harus dilakukan dengan hasil Internal Audit?. Training ini membekali para auditor menjadi auditor yang handal. Tujuan Memahami persyaratan ISO 9001: 2008 Memahami  dan mengetahui cara melaksanakan Internal Audit Memahami kompetensi yang diperlukan untuk

Audit Integrasi Sistem Manajemen ISO 9001: 2000, ISO-140001: 2004 dan SMK3 / OHSAS-18001

Audit, ISO Series
DESKRIPSI Bagi Dunia usaha yang sudah mulai menerapkan Sistem Manajemen ISO-9001:2000, Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001:2004, Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja (SMK3) / OHSAS-18001 dan melaksanakan Integrasi system tersebut merasakan lebih efisien serta pelaksanaan operasional menjadi lebih efektif. Salah satu yang efektif dalam pelaksanaan Integrasi system tersebut adalah melaksanakan Audit yang sudah terintegrasi. Sehingga para Staf/Tim yang bertugas melaksanakan proses Integrasi di Perusahaan perlu diberikan bekal memahami Audit Integrasi. Workshop Audit Integrasi akan membekali para Tim Auditor Internal dengan pengetahuan dan keterampilan merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan audit integrasi sistem manajemen mutu, lingkungan dan keselamatan kerja secara ...