Training Strategi Anti Fraud Banking

Training Strategi Anti Fraud Banking

Jadwal Training 2016  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

19-21 Januari 2016 / 09-11 Februari 2016 / 15-17 Maret 2016 / 05-07 April 2016 / 10-12 Mei 2016 / 07-09 Juni 2016 / 12-14 Juli 2016 / 09-11 Agustus 2016 / 06-08 September 2016 / 11-13 Oktober 2016 / 15-17 November 2016 / 13-15 Desember 2016

Jadwal Training 2017  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

17-19 Januari 2017 / 07-09 Februari 2016 / 21-23 Maret 2017 / 11-13 April 2017 / 09-11 Mei 2017 / 06-08 Juni 2017 / 04-06 Juli 2017 / 01-03 Agustus 2017 / 05-07 September 2017 / 17-19 Oktober 2017 / 06-08 November 2017 / 05-07 Desember 2017

Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado, dan Kota-kota lainnya (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)

Training Strategi Anti Fraud Banking

Dengan bertumbuhnya Bank – bank dunia pada umumnya dan di Indonesia khususnya, maka bank perlu menerapkan prinsip manajemen resiko berupa pengendalian internal dan pelaksanaan tata kelola yang baik / Good Corporate Governance ( GCG ) untuk menjaga segala bentuk asset yang merupakan milik bank dan juga dana masyarakat yang terkumpul yang selanjutnya diserahkan kepada pihak – pihak yang membutuhkan. Maka bank perlu melaksanakan langkah preventif untuk mencegah timubulnya tindak pidana perbankan yang di lakukan oleh karyawan, baik yang melaksanakan tindak pidana secara perorangan maupun melalui kerjasama dengan pihak luar.

Salah satu langkah preventif mencegah timbulnya tindak pidana perbankan adalah dengan cara bank wajib menerapkan prinsip strategi anti fraud. Dengan demikian, maka setiap pihak akan merasa di awasi dalam tugasnya serta pihak lain juga akan merasa di awasi juga.

Pererapan strategi anti fraud di lakukan dengan mempertimbangkan proses, dokumen dan data – data internal yang di miiki oleh bank serta data – data eskternal yang dalam hal ini dapat di lakukan dengan bekerjasama dengan pihak luar seperti aparat kepolisian. Oleh karena itu, dalam menerapkan strategi anti fraud di perlukan pengetahuan dan pengalaman atas tindak pidana yang yang sering terjadi di kalangan perbankan.

Melalui Pelatihan ini, kami akan memberikan penjelasan yang terperinci dari kasus – kasus perbankan yang ada di akhir – akhir sekarang ini. Selain itu dalam pelatihan ini kami juga akan memberikan penjelasan atas latar belakang, pengertian, teknik identifikasi fraud serta cara penanganannya.

TUJUAN

Dengan mengikuti Pelatihan ini, maka kami mengharapkan peserta dapat:

• Mengetehui kasus – kasus yang biasa terjadi dalam dunia perbankan baik secara global dan spesifik.
• Meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis peserta dalam penerapan manajemen risiko operasional.
• Mengidentifikasi tindak pidana yang di lakukan oleh oknum karyawan secara perorangan maupun fraud yang di lakukan bekerja sama dengan unit / divisi bahkan yang melibatkan ekternal secara sistematis.
• Menerapkan strategi anti fraud dan mampu mengantisipasi fraud dari sedini mungkin serta di harapkan dapat menangani tindak pidana yang terjadi.
• Mengenali modus – modus tindak kecurangan yang biasa terjadi
• Mengidentifikasi kemungkinan oknum/ pelaku kecurangan
• Melakukan pencegahan penipuan sebelum terjadi
• Membuat Pelaporan temuan atas prosedur tindak kecurangan

MATERI

A. TOPIK COVERAGE

  • Pengertian fraud
  • Jenis – jenis fraud
  • Know Your Employee
  • Pengertian tindak pidana perbankan
  • Penanganan kasus tindak pidana perbankan
  • Kasus – kasus tindak pidana perbankan

B. Mengenali jenis – jenis kegagalan operasional bank

  • People risk
  • Process risk (model, transaksi, dan kegiatan operasional )
  • System and technology risk
  • External party risk
  • Natural disaster risk.

C. Faktor – faktor yang menyebebkan peluang Fraud pada Bank

D. Strategi Anti Fraud

  • Konsep strategi anti fraud
  • Early Warning Sign
  • Fraud Detection

E. Cara Mendeteksi Fraud pada aktifitas perbankan

F. Peran BI dan PPATK dalam antisipasi terjadinya Fraud

G. Solusi menghadapi Fraud

  • Litigasi
  • Penelusuran aliran dana
  • Penyediaan data

H. Reporting Fraud Procedures

I. Contoh – contoh Kasus Fraud

  • Fraud di bidang kredit
  • Fraud di bidang operation
  • Fraud di bidang IT

METODE

Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

PESERTA

Peserta yang diharuskan mengikuti pelatihan ini antara lain: Directors, Operational managers, Auditor Internal serta Divisi Kepatuhan & Manajemen Risiko, dan bagi semua staff yang akan / ingin mempelajari tentang Anti Fraud di dunia Perbankan.

Investasi dan Fasilitas Training

  • Harga : (dilampirkan dalam Brosur penawaran)
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta ( jogja ), 3 Peserta ( Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta (Jakarta , Bandung dan Surabaya ) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

 

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id