International Ship and Port Security Code

DESCRIPTION

Pelabuhan merupakan tempat pertemuan moda transportasi darat ke laut atau dari laut ke darat dan sebagai tempat perpindahan barang dan orang dalam rangka memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak. Lebih kurang 80% dari kebutuhan hidup manusia didistribusikan melalui laut. Unit usaha yang berkaitan langsung dengan ini adalah Perusahaan Pelayaran dan Pelabuhan. Berita-berita tentang gangguan keamanan laut sudah sering terjadi, seperti; Perompakan, penyelundupan, terorisme, dan lain-lain. Oleh sebab itu Pelabuhan sekurang-kurangnya haruslah memenuhi unsur pelayanan yang; aman, cepat , efisien, dan handal.

Khusus mengenai keamanan Pelabuhan, sejak tanggal 1 Juli 2004 telah ditetapkan ISPS Code (International Ship and Port Security Code) yang diberlakukan untuk seluruh dunia. ISPS Code ini sifatnya mandatory, artinya mau tidak mau Pelabuhan-pelabuhan ataupun perusahaan pelayaran yang ada di Indonesia harus mengikuti ketentuan keamanan yang telah diatur dalam ISPS Code tersebut, termasuk Pelabuhan kecil seperti Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.

Pelatihan ini diadakan untuk memberi pengetahuan tentang aspek keamanan dan ancamannya di sektor maritim serta cara melakukan assessment dan menyusun ship security plan.

TUJUAN PELATIHAN

Memiliki pengetahuan tentang sejarah diberlakukannya ISPS Code agar peserta dapat memahami arti pentingnya ISPS Code.
Memiliki pengetahuan dan memahami serta mampu mengaplikasikan ketentuan ISPS Code dalam perusahaan tempat ia bekerja.

MATERI PELATIHAN

Untuk dapat mencapai tujuan pelatihan yang lebih bermanfaat bagi para peserta, maka pelatihan ini didesain sedemikian rupa yang meliputi materi sebagai berikut:

  1. ISPS Code part A Requirements
    • Ringkasan Umum & Definisi
    • Aplikasi
    • Tanggung Jawab “Contracting- Governments”
    • Deklarasi Keamanan (DOS)
    • Kewajiban Perusahaan
    • Penilaian Pengamanan
    • Fasilitas Pelabuhan (PFSA)
    • Rancangan Pengamanan Fasilitas Pelabuhan (PFSP)
    • Catatan (Records)
    • Petugas Keamanan Fasilitas Pelabuhan (PFSO)
    • Pendidikan, Pelatihan dan uji coba dalam pengamanan Fasilitas Pelabuhan
  2. ISPS Code Part B petunjuk penerapan
    • Organisasi Keamanan(konsultan ) yang diakui (RSO)
    • Assessment Keamanan Fasilitas Pelabuhan (PFSA)
    • Rancangan Keamanan Fasilitas Pelabuhan (PFSP)
    • Kebijakan Pemerintah

PESERTA PELATIHAN

Pelatihan ini sangat dianjurkan untuk diikuti oleh Personil-personil di Pelabuhan yang menangani kegiatan import eksport barang, baik petugas langsung yang merupakan PFSO ataupun calon PFSO, maupun karyawan administratif yang tidak langsung menangani tugas-tugas lapangan agar ia dapat mensupport kegiatan ISPS di lapangan.

METODE TRAINING

Dalam rangka memaksimalkan tingkat penyerapan atas materi yang diberikan, workshop akan diselenggarakan dengan menerapkan metode lecturing, brainstorming, role playing /demonstrasi, studi kasus dan evaluasi.

Investasi dan Fasilitas Training

  • Harga : (dilampirkan dalam Brosur penawaran)
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta (Jakarta , Bandung dan Surabaya ) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

 

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

Jadwal training 2015 | Jadwal training 2016 | Jadwal training 2017 | Jadwal training 2018 | Jadwal training 2019 | Jadwal training 2020
Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado. (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)